Yang mengintai adalah hujan di balik pintu itu
Dalam malam yang bersuarakan denting,
bergejolak hati dalam asmara yang tak henti bergeming
Terkuak sudah rindumu melontar pada gelap hari
Tanpa bergumam kau coba meluap
Ku tau dirimu,mencoba menyeruak dalam perihal kesakitan.
Mengarang kata manja yang sudah terbiasa kau jadikan senjata,mencabik segenap asa yang tumbuh kala muncul dirinya. Bisa apa aku dengan keterbatasanku?
Belajar tentang ikhlas melepas kepergian,kadang salah bersandar kepada siapa.tega adalah 1 alasan mengapa harus semuanya jadi kenang,yang tersisa adalah hujan
Rinai mulai tak deras,hanya kadang memendung jelas
#untukmu wahai rindu yang sulit melepas