Meniup tenang sedikit getarkan atap2 manusia, dentingnya tidaklah riuh, ciptakan rindu sapukan jenuh,tidak lupa bercengkrama hingga waktupun tak dirasa,
gerimis berikanku ruang tersendiri untuk bercerita
Berikanku lembaran2 pena tuliskan bait bait kata,
Sedikit terangkai prosa prosa dalam sukma.
Sekarang,Sejenak ku baringkan diri mencium gemercik senandung alam.nampak merasuk lewat celah2 kayu jendela sebuah seruan rindu .
Dingin menggigil nyaman terasa,begitupun,angin dan hujan.sepertiku dan sepertimu.beriringan mengikuti tanpa menanggalkan aromanya.
#Riart
Tidak ada komentar:
Posting Komentar