Kota ini adalah perihal sakit
Sekedarnya menyiksa dengan kenang tiap sudut kota.
Hadirkan titik titik pilu hanyutkanku lemah berpasungkan pasrah, biar meradang tanpa ada asa disapa, mampu menyendiri tanpa lagi fikir menggali.
Aku adakan kuat tiap helai tatapanmu.meski temui kembali dirinya dalam bayang rindu.
Tak bisa memalingkan kala perihal demikian mencoba jatuhkanku,
Mencoba melawan meski tak kuasa sakiti diri sendiri,
Berat melangkah tiap setapak jalanan ini,tak lelahnya menggugahku dari kenang masa lalu.
Dalam tiap heningnya hari kuselipkan harapanku,
Dalam tiap temunya lima waktu ku kirimkan doaku,
Harap terbiasa tanpa perlu lagi terucap gumam,
Tanpa ada lagi basahi kelopak, dan takada lagi namamu dalam hatiku.
#mungkin pernah di antara kalian merasakan betapa sulit melupakan seseorang dengan kenangan yang begitu banyak.
Apalagi tak bisa pergi,tak bisa singgah dari kota yang penuh lara itu,temukanlah yang baru dengan cerita yang baru pula,ia mungkin akan membantumu hilangkan semua kenanganmu.
#Riart
Tidak ada komentar:
Posting Komentar