Bila memang pagiku seterang ini ku berpasrah padamu sang pemilik pagi. Berharap selalu dengan cahayanya.
Adapun engkau tak lelahnya berpendar gurau dalam ambang resahmu.
Aku dengan dinginku mencari hari tanpa kacamata
Isyaratkan tentang gelisah tak mampu jelas berjalan dengan kepastian.
Tak menentu kadang hujan itu datang,hampiri tiap mata2 perindu hujan . Memang seharusnya deras saat perihal demikian.
Gemerlap yang biasanya memang terasa berbeda,
tak mengapa karena rengkuhku hanya kusandarkan padamu
Kau belajar merebahkan lara,hadapi segenap geming,lewati segenggam dera.
Bersama lukamu kau hebat,tak terpaku meski sakit mencoba kuasaimu dari kuatnya asa.
Sekarang kupastikan disini, disisimu.
Menjagamu adalah alasan utamaku,entah mengapa,entahlah.hanya tak mampu melihatmu dengan murung memendung.
#perihal mendampingi ku pastikan ada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar